Wow… Gas Elpiji 3 Kilogram Di Kuala Pembuang Rp 35 Ribu Pertabung

Lintas10.com (Seruyan/Kalteng) – Harga LPG (Liquid Petroleum Gas) 3 Kg di Kabupaten Seruyan, pada di Kuala Pembuang dan sekitarnya, melambung jauh tinggi. Tabung hijau bersubsidi ini di pengecer kini menyentuh angka Rp 35 ribu pertabungnya, dan juga pada kosong. Kondisi itu membuat warga para ibu rumah tangga menjadi kelimpungan.

Dari pantauan dilapangan, di sejumlah pedagang pengecer LPG 3 Kg yang ada di Kota Kuala Pembuang, meskipun gas elpiji 3 kilogram yang dijual pada mahal, dimana dengan harga Rp 35 ribu pertabungnya, namun kini hanya dengan terlihat pada tabung kosong lpj 3 Kg yang tersusun berada didepan warung mereka, yang sudah pada habis terjual. Selain gas elpiji 3 kilogram yang telah kosong dengan habis terjual yang ada pada di para pedagang pengecer, hal tersebut juga terlihat dan terjadi pada di pangkalannya, yang juga pada kosong dengan telah habis terjual.

Salah seorang warga yang menjadi pedagang pengecer LPG di Kuala Pembuang, mengatakan, harga LPG Rp 35.000 merupakan harga yang sudah dapat kami jual, selain kondisinya yang pada kosong, dan kami belinyapun sudah dengan cukup tinggi.

Lalu, menurut seorang warga pembeli isi ulang gas elpiji 3 kilogram, di Kuala Pembuang, Rusmin, harga LPG 3 Kilogram seperti ini terjadi sudah dalam beberapa hari terakhir sudah mencapai Rp 35.000 pertabungnya.

Ia mengatakan, sebenarnya harga normal di pangkalan hanya Rp 23.000 per tabung, tapi sekarang malah naiknya jauh sekali.

Sementara itu, untuk masalah penambahan stok dan distribusi adalah wewenang dari Agen dan Pangkalan resmi PT Pertamina itu sendiri. Terkait dengan keluhan masyarakat, itu wewenangnya pemerintah daerah, karena mereka bertugas memantau dan mengawasi ketersediaan distribusi agar tidak ada penimbunan yang dilakukan agen atau sub agen (pangkalan).
(Fathul Ridhoni)

Baca Juga:  Komisioner KPU Seruyan Periode 2018-2023 Resmi Dilantik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.