Jakarta, LINTAS10.COM – UPT Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), Kantor Wilayah DKI Jakarta, Kemenkum dan HAM RI yang dipimpin langsung , Morina Harahap selaku Kepala UPT Rudetim mengadakan pendataan dan sekaligus alat kontrol terhadap warga negara asing atau imigran yang ditampung di salah satu gedung di Jalan Bedugul, Kompleks Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (19/7/2019).
“Kedatangan kami disini sebagai pengontrol saja, satu persatu akan kami data,” kata Ka UPT Rudenim, Morina Harahap saat meninggalkan lokasi tempat penampungan, Jumat (19/7/2019).
Dari pantauan media ini, beberapa petugas dari UPT Rudenim memasuki tempat pengungsi untuk melakukan pendataan satu persatu warga asing yang menempati tempat penampungan, dan beberapa warga asing menunjukkan kartu yang dikeluarkan oleh UNHCR. Untuk antisipasi keamanan dan ketertiban telah dibuatkan Posko Terpadu Polri/TNI dan Satpol PP.
Beberapa petugas dari Tagana di Posko melayani para warga asing dengan memberikan minuman dan makanan yang sudah disediakan dan bahkan, kata salah satu petugas yang nggan menyebut namanya bebarapa warga memberikan bantuan berupa makanan. “Ada juga beberapa warga mengantar makanan dan minuman ke tempat ini,” kata petugas Tagana.
Sementara itu, jumlah warga asing yang terdata di Posko Tagana per tanggal 19 Juli 2019 dari 5 negara sebanyak 180 orang terdiri dari Balita asal Somalia, 75 orang, Sudan, 25 orang, Ethiopia, 2 orang, Afganistan, 75 orang, Pakistan, 3 orang, sedangkan Data Pengungsi per tanggal 17 Juli 2019 pukul 19.00 WIB oleh UNHCR dari 10 negara sebanyak 1.266 orang terdiri dari Afganistan, 971 orang, Pakistan, 45 orang, China, 1 orang, Irak, 9 orang, Iran, 7 orang, Sudan, 70 orang, Somalia, 130 orang, Italia, 1 orang, Ethiopia, 30 orang, dan Palestina, 2 orang.