Profesionalisme TNI diwujudkan dalam pelaksanaan operasi dan kegiatan-kegiatan serta latihan TNI dalam rangka menjalankan tugas pokok yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala ancaman dan gangguan.
TNI juga turut serta dalam menjaga perdamaian dunia dengan mengirimkan pasukan Garuda dalam misi Perserikatan Bangsa Bangsa ke berbagai bentuk penugasan baik didalam maupun diluar negeri, membentuk TNI menjadi postur yang disegani.
Sebagai alat negara, tugas TNI tidak lepas dari berbagai tantangan saat ini maupun dimasa depan yang semakin kompleks. Perkembangan politik, ekonomi dan teknologi global, telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru. Krisis ekonomi yang diikuti dengan ketegangan percaturan politik global, Selain menghadapi kompleks tantangan kedepan, kita juga harus menghadapi gejolak alam yang terjadi akhir-akhir ini. TNI sebagai satuan yang siaga dimasa damai, harus membantu pemerintah menanggulangi bencana yang terjadi diberbagai daerah. Pada tahun 2018 ini, TNI telah terlibat dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah, seperti kejadian luar biasa gizi buruk di Asmat – Papua, letusan gunung Agung di Bali, Kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera, Gempa bumi dilombok, dan saat ini gempa bumi di Palu.
Tugas lain yang tidak kalah pentingnya adalah, membantu pemerintah dalam mengatasi terorisme, penegakan hukum di laut, pengamanan wilayah udara, serta terlibat dalam pengamanan event-event strategis nasional dan internasional, seperti pengamanan Asian Games, Asian Para Games, dan pengamanan Sidang tahunan IMF-Word Bank di Bali.
Tantangan masa kini yang perlu mendapat perhatian adalah hiruk-pikuk kehidupan politik dan demokrasi bangsa indonesia. Namun demikian diharapkan proses demokrasi tersebut tidak menimbulkan acaman disintegrasi Bangsa.