Kotogasib, lintas10.com- Warga Kotogasib keluhkan permainan pemilik pangkalan gas LPG 3 Kg bersubsidi pasalnya diduga lebih mementingkan pembeli dengan jumlah besar dengan menggunakan keranjang dan ada juga pakai mobil.
“Baru datang langsung habis itu yang di katakan pemilik pangkalan,” ungkap Emi salah seorang ibu rumah tangga Kampung Empang Pandan rasa kecewa kepada media ini Senin (17/7/2023).
Lanjutnya pemilik pangkalan sepertinya merasa tidak bersalah melayani yang membeli jumlah banyak.
“Setiap gas datang mereka yang menggunakan keranjang langsung menyerbu memborong,” katanya.
Warga lain juga mengeluhkan hal yang sama di warung gas bersubsidi lebih banyak dijumpai daripada di pangkalan dengan harga jauh lebih mahal.
“Harga di warung mereka jual 27-28 ribu padahal jarak antara pangkalan dengan warung hanya hitungan meter,” kata Ati.
Dengan kondisi itu kata warga ini ia meminta supaya aparat penegak hukum turun dan pihak terkait melakukan pengawasan penyalahgunaan gas bersubsidi.
Terkait itu media ini mencoba menghubungi Dinas Industri pasar dan perdagangan belum bisa tersambung. (Sht)