Labusel,lintas10.com-Akibat mulutnya bicara kotor dan tak senonoh, Ibnuh Fahmi (24) dan puluhan rekan kerjanya dari pekerja PT. Mustika Asahan Jaya (MAJ) dilaporkan ke pihak Kepolisian oleh Asriana (38) Warga Kotapinang.
Ironisnya,saat dikantor Polisi pria ini membela diri tidak ada mengatakan tak senonoh apa lagi merayu Asriana.
Belakangan dirinya tahu yang bicara kotor tak senonoh tersebut adalah Afip yang ikut lari sama tiga temannya.
Z.Ritonga yang sempat dikeroyok para pekerja itu,selaku suami setelah menerima telpon merasa sangat keberatan istri nya dimalukan dengan perkataan tak senonoh oleh anggota kontraktor PT.MAJ saat didalam Mobil mulai dari jalan Jendral Sudirman sampai Kampung Badage.
Tapi anehnya sebelas dari pekerja lima diantara yang beringas mengancam Z.Ritonga dengan besi serta alat kerja.
Terhenti percekcokan saat orang kampung ramai-ramai datang ingin memassakan pekerja tersebut.
Namun aksi kekerasan itu gagal setelah anggota Polsekta datang melerai dan membawa seluruh anggota kontraktor pemasangan jaringan PT. MAJ ke Kantor Polisi.
Khairul (25) mandor lapangan PT.MAJ alamat Azkiaris kelurahan Kampung dagang Kecamatan Regat membela diri.
“Saya tidak tau, kalau masalah tersebut berlanjut, saya terkejut saat seorang laki-laki menghadang sepeda motornya pas didepan mobil anggota sayang,” katanya.
Tarman (46) selaku kordinator PT. MAJ mohon maaf pada warga dan menyelesaikan permaslahan dikantor Polisi.
“Kedua belah pihak sepakat tidak memperjang masalah tersebut dan diselesaikan secara keluarga,” ungkap Juper pada lintas10.com.(Candra)