Balikpapan, Lintas10.com – Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Subiyanto melepas keberangkatan 3 Satuan Setingkat Kompi (SSK) prajurit Yonzipur 17/Ananta Darma dan Denzipur 8/GM yang tergabung dalam Satgas Bantuan Penanggulangan Bencana di Wilayah Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (7/10/2018).
Tim Satgas dipimpin langsung Dansatgas Danyon Zipur 17/AD Letkol Czi Pabate yang pasukan diberangkatkan menggunakan KRI Surabaya 591 dari Pelabuhan Semayang Balikpapan.
Menurut Kapendam VI/Mlw Kol Kav Dino Martino, secara keseluruhan Satgas yang diberangkatkan hari ini sejumlah 300 orang, terdiri dari 3 SSK dengan kekuatan masing-masing 100 orang dan akan di BKO-kan ke Korem 132/Tadulako.
Pada upacara pemberangkatan, Pangdam VII/Mlw dalam amanatnya yang disampaikan langsung didepan anggota Satgas mengatakan bahwa setiap tugas kemanusiaan ini merupakan amanah yang mulia dan harus dijalankan dengan penuh kehormatan dan kebanggaan.
“Seluruh prajurit yang akan berangkat ini harus menjadikan amanah ini sebagai kehormatan dan kebanggaan yang harus dikerjakan dengan terbaik, tulus dan ikhlas, sehingga semuanya menjadi Ibadah,” ujar Mayjen TNI Subiyanto.
“Laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Tugas kemanusiaan ini nantinya akan difokuskan untuk merehabilitasi dan merekonstruksi kondisi pasca bencana alam,” sambungnya.
Pangdam VI/ Mlw juga menjelaskan, bahwa sesuai tugas satuan zeni, penggunaan alat berat diharapkan akan mempercepat proses pencarian korban, memperbaiki sarana prasana umum serta mendukung pembangunan tempat penampungan sementara bagi para pengungsi serta berbagai tugas kemanusiaan lainnya.
Sementara itu, Danyon Zipur 17/AD Letkol Czi Pabate menyampaikan, bahwa sehari sebelum berangkat mereka telah membuka Posko pengumpulan bantuan bencana untuk Palu dan Donggala, untuk kemudian akan dibawa sekaligus oleh Satgasnya.