Minim pengajar di Perbatasan RI-PNG, Kepsek minta bantuan Satgas Yonif PR/328

Lintas Jabodetabek429 kali dibaca

Papua, LINTAS10.COM – Minimnya tenaga pengajar, Papua membuat Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Inpres Yowong, Distrik Arso Barat meminta kepada Satgas Pamtas PR 328/DGH untuk membantu mengajar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) dalam rilis tertulisnya di Papua, Rabu (6/3/2019).

Diungkapkan Dansatgas bahwa saat ini SD Negeri Inpres Yowong hanya memiliki 3 orang guru yang aktif mengajar, sementara itu jumlah siswa dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 sejumlah 29 orang.

“Selain itu, dalam proses belajar sendiri menurut pihak sekolah tidak berjalan dengan lancar, karena lokasinya cukup jauh sehingga guru pun mengalami kendala,” ujar Erwin.

“Karena kondisi tersebut, pihak sekolah melalui Kepsek meminta kepada anggota Pos Skamto untuk membantu mereka mengajar di sekolah,” tambahnya.

Memang, lanjut Erwin, anggota kami tidak memiliki dasar sebagai pendidik tapi untuk para Bintara dan Perwira pada dasarnya diberikan kemampuan mengajar dan melatih di satuan, sehingga dengan adanya permintaan dari pihak sekolah itu tidak dapat ditolaknya.

“Sebagian besar prajurit kita saat ini lulusan SMA, namun ada juga yang memiliki latar belakang Sarjana, sehingga mereka pun berkeyakinan dapat membantu mengajar dan mentransferkan pengetahuan kepada anak-anak,” jelasnya.

“Tekad lainnya adalah sebagai prajurit, kita juga ingin menularkan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme kepada generasi muda yang berada di ujung negara ini,” imbuhnya.

Menurut Erwin, anggota yang bertugas mengajar pun secara sukarela dan tidak ada upaya memberatkan pihak sekolah maupun keluarga pelajar.

“Sedangkan untuk tugas menjaga keamanan diwilayah perbatasan lainya, diatur secara bergiliran,” tegasnya.

Baca Juga:  Danrem 023/KS tatap muka dengan Pimpinan PT SOL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.