Menurutnya, asap Karhutla ini sudah menganggu aktivitas penerbangan. Kemarin malam ada 5 (lima) pesawat terpaksa balik lagi ke Jakarta dan ke Batam, karena jarak pandang hanya sekitar 500 meter,” ucapnya.
“Dukungan kita hanya untuk memadamkan, kita hanya punya pasukan yang setiap saat bisa dikerahan, contohnya hari ini lebih dari 200 personel, mungkin 300-an personel untuk padamkan api, tapi kami peralatan terbatas, coba berwenang siapkan peralatan, kami siap membantu,” sambungnya.
Ia pun berharap, Karhutla ini jangan hanya aparat dan petugas saja yang melakukan pemadaman, tetapi juga masyarakat melalui setingkat pemerintahan kecamatan, desa dan lainnya turut serta memberikan perhatian serius.
“Mari kita bersama-sama saling membantu, agar kebakaran hutan dan lahan ini segera teratasi dan aktivitas masyarakat tidak terganggu lagi,” pungkasnya.
Editor: Benz