Komandan Banser Kab. Cirebon Keluarkan Instruksi Terkait Cuitan Rachland Nashidik yang Menyeret Makam Gus Dur

lintas Jawa Barat926 kali dibaca

Cirebon, lintas10.com – Kasatkorcab atau Komandan Banser Kabupaten Cirebon, Syarif Ahmad Tholib bin Yahya, menginstruksikan kepada seluruh anggota Banser di wilayahnya agar siap untuk melawan, jika ada yang mengutak-atik apa pun yang berhubungan dengan makbaroh Gus Dur.

“Saya instruksikan kepada seluruh anggota Banser Kabupaten Cirebon untuk bersedia melaksanakan tugas ini jika dipenrintah,” tulis Komandan Banser yang akrab disapa Olib Yahya, dalam grup whatsapp.

Instruksi tersebut menyusul ramainya kicauan elite DPP Partai Demokrat, Rachland Nashidik yang menyeret-nyeret soal makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam polemik pembangunan Museum SBY-Ani.

Sebelumnya Ketua Bidang Kajian Strategis Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor sekaligus Panglima Densus 99 Banser, Muhammad Nuruzzaman, disebut naik pitam dan mempertanyakan cuitan petinggi Partai Demokrat tersebut.

“Mohon maaf, kenapa bawa-bawa Gus Dur? Cc @Jemmy_biru ini bisa kemana mana…,” tulis Nuruzzaman di akun Twitter pribadinya, @noeruzzaman, Sabtu (20/2/2021).

Kendati demikian Nuruzzaman kepada Lintas10.com menolak disebut naik pitam. Menurutnya dia cuma bertanya dan mention langsung ke kader Demokrat tersebut sebagai tabayun.

Nuruzzaman juga mengaku terkejut cuitannya ternyata kemudian dijadikan berita oleh wartawan dari sebuah media online. “Saya cuma bertanya, bukan marah-marah. Tapi judul beritanya medeni (bikin takut),” ujarnya.

Menyeret Makam Gus Dur

Reaksi dari dari Banser itu bermula dari kicauan Rachland Nashidik terkait polemik pembangunan Museum dan Galeri Seni SBY ANI Pacitan, Jawa Timur. Ia menilai bahwa musem semacam itu wajar saja ada di Indonesia.

Kicauan Rachland itu mendapat respon dari netizen @EAndalusy. “Memang tdk ada yg salah dan tdk ada yg menyalahkan kalau pembiayaan pembangunannya bersumber dari pribadi, yg bikin prihatin dan tuhan tidak suka kok teganya dimasa krisis pandemi ini ada yg ngemis anggaran hanya demi museum keluarga,” tulisnya.

Baca Juga:  Hikmah Singgahnya Dewa Ruci di Pelabuhan Cirebon, Dari Wisata Dadakan Sampai Paket Sembako dan Penanaman Mangrove di Indramayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.