Kodam XVII/Cenderawasih Siap Mendukung Keamanan Perbatasan Dalam Penyelenggaraan APEC Leader’s Summit Di Port Moresby PNG

Lintas Jabodetabek635 kali dibaca

Ditanya tentang koordinasi dan kerjasama antara TNI dan pihak keamanan PNG, perwira tinggi bintang satu penyandang bintang Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akademi Militer angkatan 1990 ini menjelaskan, bahwa koordinasi dan kerjasama itu sudah otomatis dan sudah berlangsung sejak dahulu.

TNI Angkatan Darat melalui Kodam XVII/Cenderawasih selalu memantau dan berkoordinasi dengan PNG guna menciptakan keamanan bersama.

“Pastinya harus kerjasama, adanya pertemuan APEC Summit 2018 di Port Moresby PNG jelas akan berpengaruh terhadap situasi kondisi pengamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG. Pemerintah PNG dalam hal ini PNG Defence Force sudah mengirimkan surat bantuan kepada Markas Besar TNI di Indonesia dan sudah diterima Mabes TNI” kata Kasdam.

Oleh karena itu, kata Kasdam XVII/Cenderawasih, masih perlu komunikasi lanjutan karena erat kaitannya dengan Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) sehingga membutuhkan koordinasi antara Kodam XVII/Cenderawasih dengan staf Operasi Mabes TNI dan mungkin dilanjutkan dalam bentuk rapat yang menyertakan Athan PNG di Jakarta dan Athan RI di PNG bersama Kolakops untuk membahas kapan perbantuan akan dimulai, seperti apa mekanisme untuk update situasi dan hal lainnya,“ jelas Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Dijelaskannya, bahwa permasalahan saat ini yang masih berkembang di perbatasan dan di PNG adalah banyak warga Papua yang sudah lama tinggal di PNG ingin pulang kembali ke Indonesia.

“Saat ini dari pihak Kedutaan juga sedang mendata warga Papua yang ingin kembali ke Indonesia setelah sekian tahun mencoba menetap di PNG,” tandasnya.

Ada beberapa latar belakang warga Indonesia yang tinggal di PNG mengapa mereka ingin kembali ke NKRI antara lain bahwa mereka tidak semua memiliki tanah dan tempat tinggal di PNG karena mahalnya harga tanah sehingga hanya menumpang di lahan tuan tanah/land owner dengan mendirikan rumah sementara dan apabila lahan akan digunakan otomatis mereka diusir.

Baca Juga:  Peringati HCPSN 2019, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Ajak Siswa Sayangi Binatang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses