Kabur Ke Sampit, Empat Pelaku Curas Digelandang Polres Kobar

Kalimantan Tengah, lintas10.com– Personel gabungan Polres Kotawaringin Barat (Kobar) dan Polres Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil meringkus empat orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas).

Empat pelaru tersebut yakni Raymollah (47) warga Pekan Baru, Riau, Khairul Khalamsyah (45) dan Hermansyah (41) warga Kabupaten Sumbawa Barat Propinsi NTB serta Saiful Mardi (35) warga Kabupaten Sanggau Propinsi Kalimantan Barat, diringkus Jalan Jend. Sudirman Kecamatan MB Hulu Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Sampit), Propinsi Kalteng, Kamis (3/9/2020) pukul 09.30 WIB.

Pasalnya, keempat pelaku tersebut sudah melakukan pencurian dengan menodong korban menggunakan senjata tajam jenis parang di sebuah rumah yang berada di Jalan A. Yani, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar kalteng pada Senin (10/8/2020) pukul 02.40 WIB.

Kapolres Kobar, AKBP Andi Kirana mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban bersama isterinya sedang tidur dan dibangjnkan oleh pelaku yang saat itu memakai penutup wajah lalu sambil menodongkan sebilah parang dan bertanya uang milik korban.

“Kemudian karena ketakutan, lantas isteri korban mengeluarkan 60 juta yang disimpan dalam lemari serta uang sebanyak enam juta yang ada didalam dompet. Tidak cukup sampai disitu pelaku memaksa korban untuk memberikan perhiasan yang dipergunakan oleh isterinya. Sambil mengacak – acak seluruh isi kamar, pelaku mengambil dua unit gawai atau handphone jenis Oppo yang saat itu disimpan di ruang tamu,” jelas Kapolres.

Tak cukup sampai disitu, lanjut Kapolres, pelaku juga mengikat korban dan isterinya mengunakan tali gorden lalu menutup mulut keduanya dengan sarung dan dimasukkan kedalam kamar mandi.

“Berdasarkan keterangan korban, pelaku mengancam akan membunuh keduanya kalau berani berteriak.Setelah berhasil para pelaku langsung pergi dan melarikan diri meninggalkan korban. Berselang beberapa menit korban keluar dalam keadaan terikat melihat uang berjumlah 64 juta tidak raib dibawa pelaku, kemudian langsung meminta bantuan,” tambahnya.

Baca Juga:  Usai GORO Dinas Lingkungan Hidup Seruyan Gelar Makan Bareng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses