Jayapura, LINTAS10.COM – Acara menghadiri pernikahan adat warga di Distrik Web, tidak hanya mempererat silturahmi, namun juga untuk memahami budaya Papua.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 509/Kostrad, Letkol Inf Wira Muharromah, S.H., Psc dalam rilis tertulisnya di Jayapura, Papua, Minggu (1/9/2019).
Diungkapkan Dansatgas, kehadiran Satgas pada Sabtu (31/8) untuk mengikuti prosesi perkawinan antara Bonifasius Tuu dengan Helena Nafania yang dilaksanakan di Kampung Umuaf, Distrik Web.
“Inilah wujud silaturahmi kita dalam menghargai sekaligus menghormati kearifan lokal dan budaya masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, prosesi perkawinan secara adat dilangsungkan dengan masing-masing keluarga besar berkumpul di rumah calon pengantin pria maupun wanita, dengan menyiapkan harta/bahan makanan yang akan ditukar satu sama lain.
“Kehadiran Satgas merupakan wujud kebersamaan antara personel dengan warga dalam kehidupan sosial budaya masyarakat di daerah perbatasan,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Danpos Ubrub, Lettu Inf Katrup, mengatakan bahwa kehadiran Satgas untuk memenuhi undangan dari pihak keluarga pengantin.
“Kami bangga, dengan undangan seperti ini warga sudah menjadikan Satgas sebagai bagian dari mereka,” terangnya.
Dalam prosesi ini jelasnya, kedua keluarga mempelai melakukan pertukaran harta/bahan makanan dimulai dari rumah mempelai laki-laki yang akan keluar dari rumah berjalan menuju rumah mempelai wanita.
“Sementara keluarga wanita hanya menunggu keluarga pria di rumah yang telah disiapkan. Disini ada beberapa pantangan yang harus ditaati diantaranya selama perjalanan tidak boleh putus barisanya, tidak boleh menoleh ke belakang dan rumah warga yang dilewati wajib ditutup,” urainya.