SIAK, LINTAS10.COM- “Anak-anak ini adalah generasi emas, kelak merekalah yang akan menggantikan kita semua, untuk itu perlu dibentuk generasi-generasi rabbani nan qurani yang handal dan berakhlakul karimah”. Demikian disampaikan Wakil Bupati Siak Alfedri saat menghadiri Wisuda Akbar MDTA Angkatan ke II se Kecamatan Mempura.
Dihadapan wali murid, pada Minggu (7/5/2017) di Hotel Grand Mempura, Alfedri mengatakan, para santri sebagai generasi muda adalah kekuatan sekaligus kebanggaan suatu umat dan Negara. Bila generasi mudanya baik, maka masa depan umat dan bangsa tersebut insya Allah baik pula. Sebaliknya bila generasi mudanya rusak maka masa depan umat dan bangsa tersebut akan suram.
Disampaikan Wabup, oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Siak, sangat memperhatikan pendidikan agama bagi generasi muda, baik dari segi keilmuan maupun keimanan.
“Itulah salah satu cara untuk menyelamatkan anak-anak kita dari bahaya narkoba, pergaulan bebas, ataupun aliran sesat,” ujar Wabup.
Dengan suara lantang dan penuh semangat Wakil Bupati dua periode itu, bercerita tentang komitmen pemerintah Kabupaten Siak untuk memajukan pendidikan di kabupaten Siak, terutama meningkatkan sumber daya manusianya.
Sejak pagi, Aula hotel itu sudah dipadati oleh wali murid dan anak-anak yang diwisuda. Sebanyak 228 anak dari 13 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Se-Kecamatan Mempura yang telah menyelesaikan pendidikannya.
Sementara, Muhammad Jais selaku ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Mempura mengatakan, 228 anak-anak ini berasa dari 13 MDTA. Berasal dari seluruh MDTA sekecamatan Mempura.
Ia pun memberikan ucapan selamat kepada seluruh santriwan santriwati yang telah diwisuda, semoga tetap giat dalam menuntut ilmu, khususnya ilmu agama, dan semoga nantinya bisa menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, dan berbakti kepada kedua orang tua.