Puluhan menu akan ditampilkan dalam bentuk video visual dan dokumen pembelajaran, maka 3 orang peserta utusan dari desa se-Kabupaten Kampar ini bisa memilih kegiatan mana saja yang sesuai dengan potensi dan karakteristik Desa masing-masing.
Yang terpenting dari kegiatan bursa inovasi desa ini adalah peserta dari desa akan memilih dan mengisi kartu komitmen artinya pemerintahaan desa akan berkomitmen untuk memasukkan usulan kegiatan inovatif yang ditampilkan saat Bursa Inovasi Desa kedalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) yang akhirnya nanti akan masuk ke dokumen APBDesa untuk didanai tahun 2019 dari Dana Desa.
Selain kartu komitmen, pemerintahan desa juga akan mengisi kartu ide. Kartu ide ini merupakan praktek cerdas yang ternyata sudah ada di desa namun belum terdokumentasi dengan baik, nantinya dari Kartu Ide ini kegiatan Inovatif ini akan di capture (di dokumentasi) oleh TPID dan dibuat dokumen pembelajaran.
Dengan ini desa tentunya akan memiliki nilai jual terhadap potensi yang ada di daerahnya secara otomatis dipromosikan melalui program inovasi ini. potensi2 ini akn digali dengan baik agar Desa2 yang ada di Kabupaten Kampar memiliki nilai keunikan yang berdaya Jual yang akan mengangkat ekonomi masyarakat di Desa yang ada di Kabupaten Kampar.
Ketua Panitia Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kampar Akhir Yani,SE mengungkapkan, hingga H-2 pelaksanaan BID, berbagai persiapan telah dilaksanakan. Diantaranya mempersiapkan lokasi pelaksanaan BID di GOR Sport Centre Bangkinang.
Sejumlah titik di dalam GOR akan dihias dengan ornamen bernuansa desa dan bahan-bahannya dari bahan alami seperti bambu, atap rumbia, tikar pandan, kayu dan lainnya. Selain itu ada media photobooth atau tempat untuk foto-foto untuk menyemarakkan pelaksanaan BID.