Sementara itu Sekda Fahrizal Fitri menyampaikan rasa syukurnya bahwa Kalteng dianugerahi luasan lahan kurang lebih 15 juta hektar atau 1,5 kali Pulau Jawa, lahan begitu besar ini masih banyak peluang yang bisa dikembangkan. “ Tantangannya adalah bagaimana memanfaatkan lahan tersebut, diharapkan adanya proses pendampingan dari tenaga-tenaga penyuluh dengan spesialisasi di bidang masing-masing,” ujar Sekda.
Mewakili Pemerintah Provinsi, Sekda Fahrizal Fitri menyambut baik apabila nantinya Food Estate ini juga dikembangkan dalam rangka pengembangan SDM di seluruh Kalteng. “ Tantangan kita bagaimana mengubah konsep pertanian yang selama ini mengandalkan tenaga manusia, diubah dengan mekanisasi. Kita akan dorong petani milenial sehingga petani tidak lagi dipersepsikan sebagai orang yang selalu bercampur lumpur dan terik matahari namun dengan mekanisasi semua dapat diproses menggunakan mengunakan teknologi untuk kemajuan sektor pertanian seperti pola tanam, alat tanam dan penaburan benih menggunakan drone,” imbuh Sekda sambil menekankan komitmen Pemprov untuk terus mendukung program pemerintah pusat di Kalteng.
Turut serta mendampingi Sekda Fahrizal Fitri yakni Kepala Dinas TPHP Prov. Kalteng Sunarti, serta Kepala OPD terkait lainnya. Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan RI didampingi Kepala Pusat Pelatihan, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian dan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementan RI.(AD).