Panglima TNI memerintahkan agar Kopassus tidak berpuas diri dengan segala keberhasilannya, tingkatkan latihan dan kemampuan perorangan serta satuan.
“Jangan menutup diri dari kemajuan. Namun jangan juga lupa nilai-nilai pasukan Baret Merah yang tidak boleh lekang oleh waktu. Ingat bahwa pasukan khusus adalah senjata pamungkas yang tidak terduga namun mematikan,” jelasnya.
Diakhir sambutannya, Panglima TNI mengingatkan, antara lain, sebagai pasukan khusus TNI, loyalitas kita tegak lurus hanya kepada negara dan pemimpin TNI demi menjaga garis komando serta legalitas pergerakan pasukan; Hati-hati dan hindari pesan-pesan viral di media sosial yang cenderung memecah belah soliditas TNI. Laporkan kepada pimpinan secara garis komando bila menemui persoalan khususnya dengan instansi samping.
“Saya percaya setiap prajurit Komando tidak akan berdiam diri dan akan selalu memacu diri menjadi yang terbaik dan terdepan. Yakinlah bahwa setiap pengabdian yang kita berikan menjadi pondasi yang kokoh bagi masa depan bangsa dan negara. Setiap tugas yang dilaksanakan, menjadi catatan ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Wakasad, Letjen TNI Tatang Sulaeman, Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Nariyono, M.M., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George E. Supit, Pangdivif I Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P., Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dan Kapuspen TNI Brigjen TNI Sisriadi.
Editor: ES265