Langsa, Lintas10 – Pasi Intel Kodim 0104/Aceh Timur Lettu Chb Rofingi, AS mewakili Komandan Distrik Militer (Dandim) 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis memberikan materi kebangsaan tentang Bela Negara kepada 452 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Samudra Langsa di Lapangan Kampus Unsam, Desa Meurandeh Dayah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Sabtu (3/11/2018).
Kegiatan yang rencananya akan berlangsung selama dua hari itu, diselingi dengan pemberian materi tentang Proxy War, yaitu perang dimana salah satu pihak menggunakan pihak ke-3 melalui (Ipoleksosbud) tanpa langsung atau terbuka.
Pasi Intel mengatakan, bahwa tak ada gunanya jika kita makmur dan modern, namun kehilangan yang fundamental dan yang terbaik dari bangsa kita seperti Pancasila, Ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, semangat persatuan dan gotong royong, toleransi, kesantunan, dan kemanusiaan.
“Karena situasi yang kondusif akan menciptakan situasi yang aman dan stabilitas, maka pembangunan dan kesejahteraan akan terwujud,” terangnya.
“Dapat diketahui bahwa, banyak kelemahan dari bangsa Indonesia sendiri, seperti batas negara Republik Indonesia dengan negara Malaysia, Perekonomian, Infrastruktur di daerah batas yang masih kurang dan minim,” tambah Pasi Intel.
Disamping itu, kata dia, banyaknya kegiatan ilegal, Narkoba, Tambang liar, rawan konflik komunal seperti SARA dan sengketa lahan antara pemerintah, non pemerintah atau perusahaan atau masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Paai Intel menyampaikan beberapa upaya yang harus diambil yaitu abdi negara selalu di depan dan berperan penting, sinergitas, bersatu dan bergotong royong semua komponen abdi negara serta masyarakat.
“Tumbuhkan semangatkan nasionalisme kepada seluruh masyarakat yang diawali oleh abdi negara, meningkatkan sarana dan prasarana serta menjadi tokoh dan tauladan di lingkungan tempat tinggal,” pungkas Perwira Pertama itu.