10 perusahaan komit mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA)

Siak343 kali dibaca

SIAK, lintas10.com- Kabupaten Siak sudah ditetapkan sebagai kabupaten layak anak sejak tahun 2013 dengan peringkat pratama atas usaha bsrsama. Hal itu disampaikan Bupati Siak Syamsuar saat membuka acara Forum CSR di aula kantor Bupati Siak.

Acara tersebut sekaligus Pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) kab Siak dan sosialisasi JKN-KIS, Rabu (9/10/2018).

Lebih lanjut Syamsuar menyampaikan, di tahun 2017 kabupaten Siak sudah mulai memenuhi hak-hak dan perlindungan anak dengan meraih penghargaan kabupaten layak anak kategori Madya.

“Peringkat tersebut belumlah cukup, masih ada 3 peringkat lagi, yaitu Nindya, Utama dan Kabupaten Layak Anak” jelas Syamsuar.

Syamsuar bilang, untuk mencapai peringkat Nindya caranya adalah kepedulian dari dunia usaha dalam bentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).

“Melalui forum ini kita gunakan untuk membentu APSAI tersebut, yang dapat bermanfaat bagi anak Siak dan anak Indonesia umumnya” harapnya.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Robiati mengatakan, sulit bila hanya mengandalkan pemerintah untuk mengatasi masalah anak. Sehingga butuh kemitraan dengan berbagai pihak, tak terkecuali dengan perusahaan-perusahaan swasta.

Karenanya, kemitraan ini menjadi sangat penting. Kepedulian dari perusahaan-perusahaan untuk membantu pemerintah diharapkan dapat ikut membantu mengatasi masalah anak di kabupaten Siak.

“Besar harapan kami, dengan terbentuknya APSAI nanti dapat betul-betul membantu dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak” ucap Robiati.

Pembentukan APSAI ini ditandai dengan penandatanganan 10 perusahaan dan Forum Anak Kab. Siak yang disaksikan Bupati Siak, Wakil Bupati Siak dan ketua Forum CSR kabupaten Siak.

Baca Juga:  LSM Ini Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Daerah Kabupaten Siak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.