“Mari kita bangun dan kuatkan kembali karakter bangsa Indonesia yang memiliki kebanggaan dan jiwa nasionalisme serta patriotisme yang tinggi,” tegasnya.
Di sisi lain Panglima TNI mengatakan, bahwa era globalisasi dapat merubah tataran global dengan sangat dinamis diiringi timbulnya berbagai fenomena baru dan kompetisi global. Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah vuca world yang menggambarkan suatu kondisi yang terjadi di dunia, yang tidak stabil, tidak pasti dan sangat kompleks serta menimbulkan penafsiran ganda yang dapat menimbulkan keraguan, kekaburan, serta ketidakjelasan.
“Didalam vuca world terdapat vuca time yang meliputi volatility (perubahan yang terjadi secara cepat tanpa prediksi kekinian/pola yang jelas), uncertainty (seringnya terjadi perubahan, dimana masa lalu tidak dapat dijadikan sebagai alat prediksi masa depan), complexcity (banyak permasalahan/penyebab-penyebab kasus yang saling bergantung satu sama lain) dan ambiguity (sedikit kejelasan tentang kenyataan atau kebenaran),” jelasnya.
Untuk mengantisipasi dampak dari vuca world ini, maka dalam tiap kegiatan sangat diperlukan adanya langkah-langkah koordinasi yang baik, sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai secara optimal. “Begitu pula upaya kita menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI sangat perlu dikoordinasikan secara baik oleh seluruh komponen bangsa, termasuk TNI, Polri, Pemda dan berbagai Ormas,” tuturnya.
Editor : ES265