SIAK,LINTAS10.COM- Taman burung yang dibangun miliaran rupiah berasal dari APBD Kabupaten Siak tahun anggaran 2015 sebesar 1,4 miliar, dan dilanjutkan pembangunan pada tahun 2017 sebesar 1,8 miliar itu hanya di huni seekor Elang, dan Merpati serta perkutut.
Johan Putra yang mengaku pekerja di taman burung yang digadang-gadangkan sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Istana ini ketika ditemui Senin (27/4/2020) mengungkapkan bahwa burung yang ada seekor elang dan merpati.
“Yang ada seekor elang dan Merpati bang,” ujar Putra ketika ditemui di lokasi taman burung tersebut.
Ketika ditanya apakah sudah banyak pengunjung yang datang ke taman burung itu Putra dengan polos menjawab selama ia bekerja belum ada satu pun pengunjung yang datang.
“Selama saya kerja disini belum ada satupun pengunjung datang,” kata Putra.
Sementara pantauan dilapangan kondisi pintu taman Burung itu di kunci dan terlihat ada pintu ruangan yang alami rusak serta kursi kayu yang nampak lapuk, burung yang dimaksud pun kelihatan dari luar sesekali terdengar suaranya. (sht)