Mitigasi Pariwisata Tunggu Tanggap Darurat Selesai, Pemerintah Pastikan Kesiapan Penanganan Evakuasi di Palu

Lintas Jabodetabek347 kali dibaca

Jakarta, lintas10.com- Pemerintah terus mengupayakan penangan terbaik bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat (28/09) lalu. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomar) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan mulai hari ini Selasa (2/10) alat berat dan personil TNI sudah mulai masuk ke Palu untuk membantu pengamanan dan evakuasi korban.

“Alat berat perhari ini sudah masuk. Dan juga didukung oleh 1.300 Kostrad personil untuk membantu pengamanan di Palu. Lalu listrik juga sebagian sudah hidup, komunikasi juga sudah mulai membaik. Presiden Joko Widodo juga sudah memerintahkan, cukup banyak yang ditawarkan dan dalam waktu dua hari kedepannya,” ujar Menkomar Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (02/10).

Dari sektor pariwisata, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya telah menyiapkan langkah-langkah untuk penanganan sektor pariwisata di Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Namun saat ini Kemenpar masih menunggu proses evakuasi dan tanggap darurat yang dilakukan pemerintah. “Untuk pariwisata memang belum kita mulai, saat ini masih dalam masa tanggap darurat di Palu dan sampai saat ini masih mengutamakan proses evakuasi,” ujar Menpar Arief Yahya, Senin (1/10) malam.

Saat ini Kemenpar melalui Tourism Crisis Center (TCC) terus melakukan monitoring dan mengumpulkan data. Tidak hanya terhadap tiga faktor utama pariwisata, yakni amenitas, atraksi dan aksesibilitas, tapi juga wisatawan. Menpar Arief Yahya mengatakan telah mengirim tim untuk melakukan pendataan dan mengkonfirmasi terkait keberadaan wisatawan yang ada di Palu.

“Sampai saat ini (fokus penanganan) masih untuk evakuasi, kalau semua sudah stabil baru akan kembali ke pariwisata. Kita akan lakukan seperti yang kita lakukan di (penanganan pasca gempa) Bali dan Lombok,” ujar Menpar Arief Yahya.

Baca Juga:  Juarai AASAM 2019, Kontingen TNI AD Hadirkan Kebanggaan bagi Rakyat dan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses